Get Adobe Flash player

 

SIlahkan Download Tautan Link DISINI !

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA

Ketentuan Umum: 

1. Pendaftaran dan pengunduhan/pembagian juklak dimulai pada tanggal 5 Januari 2018 sampai dengan 19 Januari 2019  pukul 15.00 WIB. 

2. Peserta lomba adalah siswa SMP/MTS di Kabupaten Malang. 

3. Keseluruhan lomba akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 2 Februari 2019  (pukul 08.00 WIB – selesai). 

4. Lomba dilaksanakan di SMAN 1 KEPANJEN (detail tempat pelaksanaan  lomba terdapat dalam juklak masing-masing kategori lomba).

5. Konfirmasi  kehadiran dilakukan pada tanggal 5 Januari 2018 sampai 19 Januari 2019.

6. Tempat Pendaftaran : SMAN 1 KEPANJEN

7. Contact Person : Pendaftaran dan informasi :  Via Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Info lomba :       Ericha Nur Azizah : 083834138032 (WA)

Info Pendaftaran :        Fajriana Ikra P. : 08816275996 (WA)

8. Pada saat  mendaftar, tiap sekolah wajib menyerahkan formulir pendaftaran, fotocopy Kartu Pelajar dan biaya pendaftaran semua peserta lomba. 

9. Perubahan nama peserta lomba diterima paling lambat pada tanggal 19 Januari 2019 pukul 15.00 WIB. 

10. Uang pendaftaran tidak dapat diminta kembali jika ada pengunduran diri peserta lomba. 

11. Technical Meeting akan dilaksanakan pada: Hari/tanggal : Sabtu, 19 Januari 2019         Waktu : 09.00 - selesai   Tempat : Aula SMAN 1 KEPANJEN

12. Tiap sekolah wajib hadir dalam Technical Meeting dengan mengirimkan 2 orang (guru atau siswa). 

13. Pengumuman pemenang lomba pada hari Sabtu, 19 Januari 2019 setelah rangkaian lomba selesai. 

14. Pemenang lomba masing-masing kategori lomba terdiri dari Juara 1, 2, dan 3. 

Pemenang berhak menghadiri acara pentas seni bulan bahasa Gelar Karya Cipta 11 pada 16 Februari 2019 pukul 08.00 yang bertempat di Lapangan SMAN 1 Kepanjen.

15. Sertifikat pemenang dapat menjadi point tambahan dalam proses pendaftaran di SMA NEGERI 1 KEPANJEN. 

16. Penyerahan piala pada hari Sabtu, 2 Februari 2019 setelah  pengumuman pemenang secara simbolis. Panitia menyerahkan piala secara penuh kepada peserta saat acara pentas seni bulan bahasa Gelar Karya Cipta 11 pada 16  Februari 2019 pukul 08.00 yang bertempat di Lapangan SMAN 1 Kepanjen.

 

 

17. Pendaftaran dapat dilakukan dengan via online melalui alamat email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. dengan menyertakan scanning kartu pelajar dan formulir pendaftaran. Pembayaran kontribusi lomba dilakukan pada saat Technical Meeting.

Persyaratan Umum

 

1. Masing-masing peserta hanya diperbolehkan untuk mengikuti satu jenis lomba karena seluruh rangkaian lomba dilaksanakan pada waktu yang bersamaan.

2.  Peserta memakai baju bebas, rapi, sopan, dan bersepatu.

3. Peserta tidak boleh menyebutkan asal sekolah pada saat pelaksanaan lomba.

4. Peserta wajib memakai tanda peserta.

5. Peserta yang sudah mendaftarkan namanya tidak dapat digantikan oleh orang lain meskipun dari sekolah yang sama.

6. Bagi yang membawa handphone harus dinon-aktifkan selama lomba berlangsung.

7. Peserta dilarang meninggalkan lokasi kegiatan kecuali ada keperluan mendesak dan wajib melapor kepada panitia.

8. Peserta yang nomor urutnya dipanggil tetapi belum berada di ruangan lomba, maka peserta tersebut akan ditempatkan di urutan terakhir.

9. Peserta tidak boleh meninggalkan sampah sedikitpun di sekitar area lomba.

10.  Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

11.  Peraturan yang belum tercantum diatas diatur kemudian.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PETUNJUK PELAKSANAAN

LOMBA PIDATO BAHASA INDONESIA

GELAR KARYA CIPTA 2019

 

Nama Lomba : Pidato Bahasa Indonesia

Waktu : Sabtu, 2 Februari 2019. Pukul 08.00 WIB - selesai

Tempat : XII MIA 5 SMAN 1 KEPANJEN

Kontribusi : Rp. 35.000,-/ peserta

Pendaftaran : 5 Januari 2019 – 19 Januari 2019

Technical Meeting : Sabtu, 19 Januari 2019

Kriteria Penilaian :

· Intonasi

· Pelafalan

· Penampilan

· Tempo

TATA TERTIB PESERTA :

1. Masing-masing sekolah berhak mengirimkan maksimal 2 peserta, tetapi dengan judul pidato yang berbeda.

2. Peserta wajib menyetorkan 1 teks pidato dengan bertemakan OLAHRAGA pada saat Technical Meeting. 

3. Peserta dapat memilih dari 4 teks yang telah disediakan panitia serta melakukan improvisasi pada teks pidato. Judul dan teks pidato dapat dilihat pada lampiran.

4. Penyampaian pidato tanpa membawa teks (dihafal)

5. Peserta wajib  hadir 15 menit sebelum lomba dimulai.

6. Durasi penampilan maksimal 7 menit.

7. Selain  juri, peserta, dan panitia dilarang berada di dalam ruangan lomba.

8. Peserta lain dilarang membuat kegaduhan atau keluar masuk ruangan lomba.

9. Keputusan panitia tidak bisa diganggu gugat.

10. Peraturan yang belum jelas dapat ditanyakan pada Technical Meeting.

11. Peserta wajib memakai seragam sekolah.

 

Jika peserta tidak mematuhi tata tertib di atas maka akan dikenakan pengurangan poin.

 

 

PANITIA

PETUNJUK PELAKSANAAN

LOMBA DONGENG JAWA

GELAR KARYA CIPTA 2019

 

Nama Lomba : Dongeng Jawa

Waktu : Sabtu, 2 Februari 2019.  Pukul 08.00 WIB - selesai

Tempat : XII IBB SMAN 1 KEPANJEN

Kontribusi : Rp. 35.000,-/ peserta

Pendaftaran : 5 Januari 2019 – 19 Januari 2019

Technical Meeting : Sabtu, 19 Januari 2019

Kriteria penilaian :

· Ketepatan waktu

· Ekspresi

· Pelafalan

· Kreatifitas

 

TATA TERTIB PESERTA :

1. Masing-masing sekolah berhak mengirimkan maksimal 2 orang peserta, tetapi dengan judul yang berbeda.

2. Panitia menentukan 4 judul dongeng beserta teks. Peserta dapat memilih serta melakukan improvisasi cerita pada teks asalkan tidak merubah isi. Judul dan teks dongeng dapat dilihat pada lampiran.

3. Peserta wajib menyerahkan teks yang sudah diimprovisasi kepada panitia sebanyak 3 lembar teks pada saat Technical Meeting dengan aturan :

· Ukuran kertas A4

· Garis batas : Atas/top : 2cm, bawah/bottom : 2cm

  kanan/right : 2cm, kiri/left : 2cm

· Ukuran/ jenis Font : Times new roman 14

· Teks disertai identitas dan asal sekolah

4. Durasi maksimal 10 menit dan persiapan.

5. Kostum dari peserta.

6. Properti mempengaruhi penilaian.

7. Keputusan panitia tidak bisa diganggu gugat.

8. Penonton atau peserta lain yang belum tiba giliran dilarang keluar masuk ruangan dan membuat gaduh

9. Selain juri, peserta, dan panitia dilarang berada di dalam ruangan lomba.

10. Peraturan yang belum jelas dapat ditanyakan pada Technical Meeting.

 

Jika peserta tidak mematuhi tata tertib di atas maka akan dikenakan pengurangan poin setiap pelanggaran yang dilakukan sebesar 50 poin.

PANITIA

PETUNJUK PELAKSANAAN

LOMBA KARAOKE

GELAR KARYA CIPTA 2019

 

Nama Lomba : Karaoke

Waktu : Sabtu, 2 Februari 2019. Pukul 08.00 WIB - selesai

Tempat : Aula SMAN 1 KEPANJEN

Kontribusi : Rp. 35.000,-/ peserta

Pendaftaran : 5 Januari 2019 – 19 Januari 2019

Technical Meeting : Sabtu, 19 Januari 2019

Kriteria penilaian :

· Artikulasi

· Intonasi

· Frasering

· Interpretasi

· Performance

 

TATA TERTIB PESERTA :

1. Masing-masing sekolah berhak mengirimkan maksimal 2 orang peserta tetapi dengan judul lagu pilihan yang berbeda.

2. Panitia menentukan 2 lagu wajib berbahasa Indonesia, peserta berhak memilih salah satu dari lagu wajib tersebut untuk dinyanyikan. Untuk judul lagu dapat dilihat pada lampiran.

3. Panitia menyiapkan 4 lagu pilihan berbahasa Inggris. Peserta dapat memilih salah satu judul dari lagu pilihan yang sudah disediakan. Untuk judul lagu dapat dilihat pada lampiran.

4. Peserta wajib membawa instrumen sendiri, panitia menyediakan dengan nada dasar asli.

5. Peserta dapat menaikkan nada (+1) atau menurunkan nada (-1). Sesuai dengan kemampuan peserta.

6. Durasi maksimal 10 menit dan 2 menit untuk persiapan.

7. Kostum mempengaruhi nilai performance.

8. Keputusan panitia tidak bisa diganggu gugat.

9. Penonton atau peserta lain yang belum tiba giliran dilarang keluar masuk ruangan dan membuat gaduh.

10.  Selain juri, peserta, dan panitia dilarang berada di dalam ruangan lomba.

11.  Peraturan yang belum jelas, dapat ditanyakan pada Technical Meeting.

 

Jika peserta tidak mematuhi tata tertib di atas maka akan dikenakan pengurangan poin setiap pelanggaran yang dilakukan sebesar 50 poin.

PANITIA

PETUNJUK PELAKSANAAN

LOMBA NEWS READING

GELAR KARYA CIPTA 2019

 

Nama Lomba : News Reading

Waktu : Sabtu, 2 Februari 2019. Pukul 08.00 WIB - selesai

Tempat : XII MIA 6 SMAN 1 KEPANJEN

Kontribusi : Rp. 35.000,- / peserta

Pendaftaran : 5 Januari 2019 – 19 Januari 2019

Technical Meeting :Sabtu, 19 Januari 2019

 

Kriteria penilaian :

· Performance

· Intonation

· Pronounciation

· Fluency

 

TATA TERTIB PESERTA :

1. Masing-masing sekolah berhak mengirimkan maksimal 2 peserta.

2. Materi berita yang akan dilombakan disediakan oleh panitia. Daftar pilihan berita dapat dilihat pada lampiran.

3. Peserta hanya boleh membacakan 1 berita saja. Teks berita yang akan dibacakan diambil 15 menit sebelum peserta tampil.

4. Masing- masing peserta dapat memilih model penyampaian berita

a. Menggunakan LCD

b. Menggunakan Lembar Kertas

5. Durasi maksimal 5 menit.

6. Panitia menyediakan jingle untuk  pembukaan sebelum berita dibacakan.

7. Waktu penampilan mulai dihitung ketika peserta mengucapkan kata pertama dan diakhiri ketika pengucapan kata terakhir.

8. Peserta wajib menggunakan formal attire (bukan seragam sekolah).

9. Selain juri, peserta, dan panitia dilarang berada di dalam ruangan lomba.

10. Peserta lain dilarang membuat kegaduhan atau keluar masuk ruangan lomba.

11. Keputusan panitia tidak bisa diganggu gugat.

12. Peraturan yang belum jelas, dapat ditanyakan pada Technical Meeting.

 

 

Jika peserta tidak mematuhi tata tertib di atas maka akan dikenakan

pengurangan poin setiap pelanggaran yang dilakukan sebesar 50 poin.

 

 

PANITIA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1.  Teks Pidato

 

Pidato 1

Assalamu’alaikum wr.wb.

Yang terhormat bapak/ibu guru, serta teman-teman yang saya sayangi.

Puji syukur kita panjatkan atas ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita sehingga kita dapat hadir di tempat ini dalam rangka memperingati hari olahraga nasional dengan keadaan sehat tak kurang suatu apa pun.

Bapak/ibu guru yang saya hormati dan teman-teman yang berbahagia, kesehatan dapat kita jaga dengan makan teratur, istrahat yang cukup, dan yang tak kalah penting adalah olahraga. Olahraga dan kesehatan merupakan hubungan yang tak dapat dipisahkan, jika ingin sehat maka kita harus berolahraga. Olahraga berfungsi untuk melancarkan peredaran darah, melemaskan sendi-sendi yang kaku, mengeluarkan racun-racun lewat keringat dan dapat melancarkan sistem metabolisme tubuh. Bila kita berolahraga teratur, dapat anda bayangkan pasti tubuh kita akan sehat, darah lancar, segar bugar.

Teman-teman semua, dalam berolahraga, kita tidak perlu terbebani dengan olahraga yang berat, yang tidak disukai. Namun, kita dapat memilih jenis olahraga apa yang cocok untuk diri kita sendiri, yang kita sukai dan kita enjoy melakukanya, misalnya badminton, tenis, futsal, atau mungkin joging, senam, renang, dsb. Apabila kita senang dan enjoy dengan olahraga yang kita lakukan, berolahraga menjadi ringan dan dapat menjadi ajang refreshing bagi kita yang jenuh dengan pekerjaan selama seminggu atau setelah belajar keras. Dengan berolahraga pikiran kita yang sebelumnya kacau, stress, tegang, menjadi segar, bugar, fresh, dan siap menjalani tantangan.

Saudara-saudara sekalian, sudah jelas bahwa berolahraga itu sangat penting bagi kesehatan dan kehidupan. Tidak sehat rasanya seperti tak hidup. Maka dari itu marilah kita senantiasa menjaga kesehatan kita. Marilah kita berolahraga. Marilah kita mengubah olahraga menjadi ajang rekreasi yang menyenangkan dan membuat enjoy bagi setiap pelakunya.

Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf. Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.

Wasalamu’alaikum wr wb.

Salam olahraga..!!!!

Pidato 2

Assalamualaikum Wr Wb.

Yang terhormat Bapak/Ibu guru yang saya hormati, juga teman-teman semua yang saya cintai. Sebelumnya mari kita panjatkan puji dan syukur kepada Alloh SWT atas rahmat yang telah dilimpahkan kepada kita semua, sehingga kita dapat berkumpul ditempat ini dalam keadaan sehat walafiat.

Teman-temanku yang saya cintai, mungkin kita masih ingat dengan sebuah kata mutiara yang erat kaitannya dengan olahraga dan kesehatan? ya... kata-kata itu sudah sangat melekat di telinga kita, yang mana artinya kira-kira "Didalam Tubuh Yang Sehat Terdapat Jiwa Yang Kuat". Sedangkan jika ditarik kesimpulan secara terbalik (mafhum mukhalafah)-nya, mungkin akan kita artikan: Di dalam tubuh yang sakit terdapat jiwa yang sakit. Tapi maksud dari ucapan itu adalah motivasi bagi para atlet dan olahragawan. Agar mereka senantiasa meningkatkan prestasinya. Juga masyarakat yang gemar berolahraga. Di Olimpiade yang sering digunakan untuk pertandingan olah raga, pada masa jayanya periode Yunani, dari sanalah istilah ini berasal.

Apakah jika tubuh sehat dan kuat, sudah pasti jiwa akan sehat pula? Dan, sebaliknya apakah jika tubuh tidak sehat, maka jiwa yang ada di dalamnya juga demikian?. Jawabannya: Belum tentu!. Betapa banyak orang yang secara fisik kasat mata sehat dan kuat, tapi jiwanya sakit. Entah stress, depresi, dan gila. Atau ‘sakit’ dalam arti hatinya berpenyakit.

Teman-temanku yang saya cintai. Olahraga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan berolahraga metabolisme tubuh menjadi lancar sehingga distribusi dan penyerapan nutrisi dalam tubuh menjadi lebih efektif dan efisien. Seseorang dapat mengontrol kadar kolesterol yang tinggi dengan mengambil terapi pengobatan untuk mencegah penyakit jantung dan stroke. Tetapi ternyata khasiat obat kolesterol terkalahkan oleh intensitas aktivitas fisiknya.

Olahraga tak hanya berguna untuk menjaga kesehatan tubuh tapi juga otak Anda. Dengan berolahraga, semua otot akan bergerak dan merangsang pertumbuhan sel serta memperlancar aliran hormon dalam tubuh.

Teman-temanku yang saya Cintai,

Olahraga adalah aktivitas untuk melatih tubuh seseorang, tidak hanya secara jasmani tetapi juga secara rohani (misalkan catur). Demikian pidato singkat ini saya akhiri sampai disini. satu kata terakhir yang ingin saya sampaikan untuk kita semua "berolahragalah karena olahraga bisa menjadi obat dari segala obat".

Salam Olahraga!!!

Wasalamualaikum wr wb.

Pidato 3

Assalamu'alaikum wr.wb

Selamat pagi dan Salam sejahtera bagi kita semua.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dah hidayahnya sehingga di pagi yang cerah ini kita dapat berkumpul di lapangan dalam rangka memperingati acara Gelar Karya Cipta yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali .Yang terhormat Ibu Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kepanjen, yang terhormat Bapak/Ibu guru beserta staf, tak lupa siswa-sisiwi kelas X, XI, dan XII yang saya hormati. Hadirin yang terhormat, saya akan menyampaikan pidato yang bertema “olahraga penting bagi kesehatan”.

Hadirin yang berbahagia, sering kali kita dengar kata olahraga, olahraga sudah digemari oleh banyak orang, dan bisa dilakukan oleh siapa saja mulai dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa hingga manula, tetapi ada juga yang lebih memilih duduk manis dirumah karena menganggap olahraga hanya membuat badan menjadi lelah. Sebenarnya olahraga sangat penting dan memiliki banyak manfaat terutama untuk kesehatan tubuh kita. Olahraga dan kesehatan merupakan hubungan yang tak dapat dipisahkan, jika kita ingin sehat maka kita harus berolahraga. Olahraga adalah suatu aktivitas yang dapat menyehatkan diri dari luar maupun dari dalam atau lebih dikenal dengan nama sehat jasmani dan rohani.

Hadirin yang terhormat, banyak berbagai cara untuk berolahraga seperti lari pagi, bermain bulu tangkis, bersepeda, dan lain-lain. Dengan berolahraga tubuh kita akan mengeluarkan keringat, keringat merupakan kotoran yang tersimpan dalam tubuh maka keringat perlu dikeluarkan sehingga tubuh kita akan menjadi sehat. Olahraga penting bagi kesehatan sebab dengan berolahraga dapat melancarkan peredaran darah, melemaskan sendi-sendi yang kaku, jika tubuh kita kurang gerak maka tubuh kita akan bermasalah dan tidak sehat, yang selanjutnya olahraga dapat melancarkan sistem metabolisme tubuh, dan  dengan berolahraga tubuh kita terhindar dari berbagai penyakit.

  Hadirin yang berbahagia, kesimpulan yang dapat kita ambil dari pidato ini adalah olahraga sangat penting dan memiliki banyak manfaat terutama untuk kesehatan tubuh kita, dengan berolahraga tubuh kita akan menjadi sehat, dapat melancarkan peredaran darah, melemaskan sendi-sendi yang kaku, memperlancar sistem metabolisme tubuh dan dapat terhindar dari berbagai penyakit. Harapan saya semoga semua bisa melaksanakan olahraga setiap hari secara teratur agar selalu tetap sehat dan olahraga merupakan hal yang penting untuk kesehatan tubuh kita.

Hadirin yang terhormat, demikian pidato dari saya semoga bermanfaat dan terima kasih atas perhatian semua. Akhir kata saya ucapkan mohon maaf apabila ada kata yang kurang berkenan.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

 

Pidato 4

Assalamu’alaikum wr.wb.

Bapak kepala sekolah yang saya hormati, Bapak/Ibu guru dan karyawan yang saya hormati, serta teman-teman yang saya sayangi.

Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita sehingga kita dapat hadir di tempat ini dalam rangka memperingati hari olahraga nasional dengan keadaan sehat tak kurang suatu apa pun. Tak lupa saya ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk menyampaikan pidato tentang olahraga pada pagi hari ini. Teman-teman semua, sebenarnya penting gak sih olahraga? Seberapa penting sih olahraga bagi kehidupan dan kesehatan?

Sebelum menjawab pertanyaan itu, saya ingat dengan satu pepatah. “Mensana in corpore sano” Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kalimat tersebut menggambarkan betapa pentingnya kesehatan. Apabila tubuh kita sehat, kita dapat melakukan berbagai aktifitas, seperti bekerja, belajar, bermain, dan melakukan apapun yang kita suka menjadi menyenangkan. Namun, jika tubuh kita sedang tidak enak badan atau sedang sakit, melakukan aktifitas sehari-hari rasanya menjadi sangat berat. Begini tidak enak, begitu tidak nyaman, serba tidak enak. Belum lagi kalau harus ke dokter, harus bayar mahal, harus minum obat. Maka dari itu kita harus selalu menjaga kesehatan sebelum sakit.

Bapak/ibu guru yang saya hormati dan teman-teman yang berbahagia, kesehatan dapat kita jaga dengan makan teratur, istrahat yang cukup, dan yang tak kalah penting adalah olahraga. Olahraga dan kesehatan merupakan hubungan yang tak dapat dipisahkan, jika ingin sehat maka kita harus berolahraga. Olahraga berfungsi untuk melancarkan peredaran darah, melemaskan sendi-sendi yang kaku, mengeluarkan racun-racun lewat keringat dan dapat melancarkan sistem metabolisme tubuh. Bila kita berolahraga teratur, dapat anda bayangkan pasti tubuh kita akan sehat, darah lancar, segar bugar.

Teman-teman semua, dalam berolahraga, kita tidak perlu terbebani dengan olahraga yang berat, yang tidak disukai. Namun, kita dapat memilih jenis olahraga apa yang cocok untuk diri kita sendiri, yang kita sukai dan kita enjoy melakukanya, misalnya badminton, tenis, futsal, atau mungkin joging, senam, renang, dsb. Apabila kita senang, enjoy dengan olahraga yang kita lakukan, berolahraga menjadi ringan dan dapat menjadi ajang refreshing bagi kita yang jenuh dengan pekerjaan selama seminggu, atau setelah belajar keras untuk menempuh ujian. Dengan berolahraga pikiran kita yang sebelumnya kacau, stress, tegang, menjadi segar, bugar, fresh, dan siap menjalani tantangan.

Saudara-saudara sekalian, sudah jelas bahwa berolahraga itu sangat penting bagi kesehatan dan kehidupan. Tidak sehat rasanya seperti tak hidup. Maka dari itu marilah kita senantiasa menjaga kesehatan kita. Marilah kita berolahraga. Marilah kita mengubah olahraga menjadi ajang rekreasi yang menyenangkan dan membuat enjoy bagi setiap pelakunya.

Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf. Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.

 

2. Teks Dongeng Jawa

 

Dongeng Jawa 1

KELINCI LAN BULUS

Ing alas, ana Kelinci misuwur bisa mbukak cepet banget. Panjenenganipun julukan runner paling cepet ing alas, malah kabeh kewan uga ngakeni iku. Nanging sayangé, ketenaran ing Kelinci ndadekake wong dadi gumunggung lan amba tumuju. Panjenenganipun tansah umuk kemampuan ing ngarep saben kewan ing sasi wong. Panjenenganipun tansah mlayu cepet, supaya lebu miber watara lan digawe kewan ing laluinya bakal mati.


Ing sawijining dina, ana klompok kéwan sing padha imbal. Padha joked lan sambungan crita bab crita lucu padha wis tau ngalami. Kéwan padha penyu, truwelu, lan uga keong. Nanging tengah dagelan kelangan-kelangan, dumadakan Kelinci teka lan mbukak cepet. Bleduge mesti wae kena trio kang lagi dagel iku.


"Hi Kelinci .. kita ngerti sing bisa mbukak cepet, nanging yen sampeyan bisa uga ngregani kanca watara sampeyan?". Matur penyu karo gangguan. Ngorong marang pangandikane penyu, kelinci mandegake lan nyedhaki wong-wong mau. "Sapa ngapa? Apa aku kudu ngrungokake tembung saka komunitas kewan alon kaya sampeyan? Sampeyan kudu wis cemburu amarga sampeyan ora bisa mbukak minangka cepet kaya aku iki, lan mung bisa penjilat alon adoh. Hahahaha ..". Tinimbang moyoki Kelinci tembung.

Krungu ecean Kelinci, penyu dadi ngamuk. Durung nampa sing piyambakipun lan kolega ing dilecehke supaya sampeyan ora njaluk Kelinci rumangsa .. “Yen kowe wani, ayo kang lomba. manawa aku bisa kanggo ngalahake sampeyan .. ". Tantangan penyu. Krungu tantangan e penyu, Kelinci ngguyu karo sikap ngina." Sampeyan? Ngalahake kula? hahahaha .. Sampeyan durung turu, nanging wis ngimpi. Dhasar penyu bodho .. Wah, supaya njaga jeneng apik amarga kelancangan Panjenengan, tak menehi wulangan ing arti kamenangan lan kacepetan." Wangsulane Kelinci.


Pungkasanipun, padha mutusaké kanggo lomba. Keong njabat minangka hakim ing baris wiwitan, nalika Keong padha ing baris Rampung kanggo ngawasi sing pisanan. Lan lomba iki diwiwiti. Kelinci gampang mimpin lomba, mlaku adoh nang ngarep saka penyu alon karo mbrangkang. Iki ndadekake ngguyu Kelinci malah ngina, nanging penyu tetep nyoba lan ora bakal nyerah. Dheweke isih mlayu karo kabeh kang ketjobo kanggo marga saka awake lan kanca-kancané.


Mirsani ono bulus, njedhul maksud kepengin weruh ing ati Kelinci. Bener, kurang sawetara langkah adoh Kelinci wis ngrambah ing baris Rampung. Nanging kepengin dipoyoki penyu luwih saka iku, banjur mutusaké kanggo ngaso ing sangisore wit cedhak garis Rampung. Lan nalika Penyu wis urip sawetara langkah adoh saka garis Rampung, bakal cepet sadurungé iku. Mesthi iku mesthi bakal nggawe penyu ora kentekan niat menyang lan bisa ngece wong ing ora.

 

Ing kadohan, Penyu isih nyoba kanggo mbukak liwat mundur. Ngetokake mlayu banter e, nanging iya ora memperdulikanya. Apa maneh nalika kadohan Dèkné weruh Kelinci sing ngaso ing sangisore wit minangka yen ecean wong, nggawe penyu njupuk bungah lan tansah mbudidaya. Penyu Kangge, kelinci wis nunggu ing wit-witan dadi banget bosen. Amarga langkah penyu sing cukup alon, iku njupuk wektu dawa kanggo penyu teka ing garis Rampung.

 

"Ah .. dadi ngantuk .. Luwih apik aku turu kanggo nalika ngenteni penyu teka kene. Dening mindhah supaya alon, njupuk wektu dawa kanggo wong kanggo nyekel kula." Ngandika Kelinci lan banjur ambruk ngantuk. Nanging wonten ing wit cantik kelangan ing ditambahaké karo angin ndamu lanang cantik seger, digawe Kelinci cukup turu tenang. Malah panjenengané ora weruh nalika penyu mlampah kepungkur. Nalika dheweke tangi munggah, iku kasep. Penyu wis menapakan langkah terahirnya tengen ing garis Rampung supaya Kelinci ora bisa ndhisiki iku. Pungkasanipun, Kelinci sombong dikalahaké déning Penyu.

 

 

 

 

 

Dongeng Jawa 2

KEBO LAN BAYA

Ngoncati papane ilat macan kejepit pring gerit, si Kancil mlayu adoh nganti tekan sapinggire kali. Ing papan kuwi ana lapangan amba kang sukete ijo royo-royo, mula kerep ditekani kewan sing seneng mangan suket, kaya dene sapi, kebo, wedhus, menjangan lan liya-liyane. Sedina sadurunge kancil tekan papan kono bubar wae kedadeyan udan sing ora deres, nanging nganggo angin kang gedhe agawe miris. Jalaran angin kang nggegirisi mau akeh wit-witan gedhe kang rungkat, ambruk saoyot-oyote.

Lakune kancil kandheg jalaran krungu swara pating regejeg, rebut bener. Bareng dicedhakikaton ana sawijine baya njaluk gendhong ana gegere sawijining kebo. Si kebo bengak-bengok kelaran , nanging si baya ngethepel ana gegere kebo, jebul nyokot gulune kebo.
"Karepmu ki piye to baya, wis ditulung uwal saka bebaya, lha koq malah mbrakot awakku. Kowe ki koq ora ngerti kepotangan budi" si Kebo bengok-bengok karo ngampet lara perih ing gulune.

"Ora usah kakehan omong. Dhasar kebo, utekmu bodho. Ya, kaya mengkene iki ukume wong bodho, dadi pangane sing pinter" celathune baya karo tetep nyokot gulune kebo.
"Ooo walah... baya..... baya. Kowe kuwi kudune matur nuwun wis dak uwali saka sangisore kayu sing nindhih awakmu. Lha koq malah arep nyilakake aku" si Kebo nggrantes sajak nggetuni apa sing wis dilakoni.

"Wis, ora usah kakehan polah. Yen kowe meneng wae, malah ora lara. Yen kowe bengak-bengok, mesthi wae sedhela maneh kanca-kancaku bakal padha teka. Lha rak bagehanku mengko dadine mung sethithik, awakmu sing lemu iki dienggo rebutan kanca-kancaku. Yen kowe meneng, aku trima mung mangan punukmu iki wae, kowe isih bisa urip." Si baya sansaya kenceng anggone nyokot gulune kebo.

Ngerti kahanan kuwi, si kancil tuwuh welase marang si kebo. Kancil golek akal, kepriye carane nylametake nyawane si kebo, lan males culikane si baya kuwi. Kanthi sareh si Kancil celathu "eee.... Iki padha ngapa. Pating brengok rebut diyada. Lha koq enak timen si baya njaluk gendhong marang kebo, apa kowe lagi lara ta baya?."

"Iki lho, Cil. Baya iki culika banget, ora ngerti panarima. Wis ditulung uwal saka bebaya, malah arep nyilakakake aku. Guluku dibrakot, nganti aku kangelan abegan" si Kebo tuwuh pengarep-arepe bakal oleh pitulungan.
‘Lha rak wis umum ta Cil, yen sing bodho bakale dadi pangane sing pinter. " si baya nyahut golek bener.

"Pancena ya bener omongane baya. Sing bodho bakale dadi pangane sing pinter. Sing asor dadi pangane sing kuwat" si Kancil sajak mbenerake pokale si baya.

"Ha ha ha. Ha........................ piye bo kebo, Si kancil wae setuju, mbenerake penemuku" si baya gumuyu sajak seneng atine.

"Hoooo walah, nasiiib, nasib. Koq ya apes temen awakku dina iki mau. Ngerti bakal mengkene iki aku ora bakal nulungi baya keparat iki, kareben mati bosok ana sangisore kayu ambruk kuwi." Si Kebo ngrantes nggetuni nasibe, ilang pengarep-arepe.
"Ora. Kowe sakloron mbok sabar sedhela, padha critaa marang aku. Aku koq kepingin mgerti jlentrehe lelakon. Supayane mengko aku bisa ngabari seduluer si Kebo, kepriye kedadeyane sing sabenere"

Si kebo sing mangsuli. "Ngene lho Cil. Satekaku ana kene mau, ana baya ketindhihan wit ambruk sing gedhe ana cedhakmu kuwi. Dheweke bengak-bengok njaluk tulung. Weruh kuwi, tuwuh welasku, kayu gedhe sing nindhihi baya dak sudhang nganggo sunguku, banjur si baya bisa uwal. Baya kuwi ora matur nuwun malah nyokot guluku, jarene arep mangan punukku."

"Sedina ketindhihan kayu njalari wetenge ngelih, Cil. Lha mumpung ana kebo bodho iki, yen oleh dak pangan punuke mesthi wae wetengku bakale wareg." Si Baya nyahut critane kebo.

"Aku koq ora pati mudheng marang critamu, Bo. Supaya luwih cetha, kepriye yen kowe sakloron mbaleni kedadeyan sekawit, komplit. Wiwit saka kahanane baya ketindhihan kayu, nangnti kebo ngluwari bebayane baya kuwi mau." Si kancil api-api bingung.
"Ooo ngono, Cil. Wis, bo kebo, ayo kayu kuwi sundhanen tindhihna awakku kene" si baya nguwali oleh nyokot gulune kebo mudhun saka geger banjur mapan ana cedhake kayu ambruk.

Si kebo dlongop during ngerti apa sing di karepake kancil. "Aku kudu mbaleni kedadeyan mau? Abot-abot ngangkat kayu, terus dicokot baya?" "Wis, gek ndang to bo kebo. Wetengku selak ngelih. "si baya ora sabar. "Lha enggal diangkat kayu kuwi Bo. Tindhihna ana awake baya kaya kedadeyan satekakamu mau." Kancil mbujuk si kebo, menehi sasmita nganggo mripate.

Kanthi abot si Kebo ngangkat pucuke wit, ditindhihake awake baya. Kebo sing during mudheng kekarepane kancil sawutuhe, mandheg ndlongop ing sacedhake kayu.

"Wis, saiki enggal kayune di angkat maneh. Terus mengko aku nyokot gulumu" bengoke baya ngampet lara.

"Saiki wis cetha, bo. Apa kowe arep ngangkat kayu kuwi, yen sabanjure kowe bakal cilaka dadi mangsane baya? Yen aku, luwih becik lunga, golek suket ing papan liya. Kareben si baya mati bosok ana kono. Yen begja, si baya bisa uwal menawa udan deres kayune ngambang." Kancil lumaku ngadoh. Kebo ngerti kekarepane kancil, tut wuri lunga ngedohi si baya.

"Wah.... Matur nuwun, ya Cil. Kowe wis nylametake uripku saka regemane baya. Yen kowe ora teka, kiraku aku wis dadi rebutan para baya." Si kebo atur panuwun marang kancil.

Ya... padha-padha, bo. Mbok menawa liya wektu genti kowe nylametake aku kanthi awakmu sing rosa kuwi. Si kancil semaur sinambi lumaku sareh bareng lakuke kebo. Kekarone gegojegan tumuju sapinggire alas.

Dongeng Jawa 3

ASAL-USULIPUN RAWA PENING

Ngasem menika nami dhusun ingkang kalebet wewengkon Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Kacariyos ing Ngasem wonten padhepokan kondhang. Sedaya puthut lan endhang sebatan kangge murid jaler lan estri sami mongkog manahipun pikantuk tuladha saking guru ingkang asma Ki Hajar Salokantara. Ki Hajar kagungan budi wicaksana. Dene muridipun nama Ni Endhang Ariwulan ingkang elok lan ayu.

Satunggaling dinten Ni Endhang bingung pados peso ingkang biyasanipun kangge nyigar pinang ingkang badhe dipuncawisake kangge sesajen wayah dalu. Kanthi ati kapeksa, piyambakipun matur dhateng Ki Hajar supados kersa ngampili peso. Ki Hajar kaget, nanging amargi sampun mepet wekdalipun, peso wau dipunparingaken kanthi wanti-wanti supados ngatos-atos lan sampun ngantos peso kaselehaken ing pangkon.

Nanging Ni Endhang kesupen. Peso kaselehaken wonten pangkonipun. Sanalika peso ical. Ni Endhang ngadhep Ki Hajar rumaos lepat, nanging ingkang dipunlapuri boten duka.

Sawetawis dinten, Ngasem geger amargi Ni Endhang Ariwulan nggarbeni. Ki Hajar Salokantara banjur dhawuh Ni Endhang ngadhep. Ki Hajar badhe tapa brata ing Redi Telamaya lan maringi pirantiawujud gentha utawa klinthingan ingkang badhe migunani kangge jabang bayi.

Boten dangu jabang bayi lair awujud naga. Nanging polahipun kados jabang bayi sanes, saged nangis lan ngucap. Wingka katon kencana, jabang bayi wau tetep dipunopeni kanthi asih tresna ngantos dewasa. Warga ingkang sumerep naga menika boten telas-telas anggenipun ngawon-awon.

Naga ingkang sampun dewasa kalawau ing satunggaling dinten nyuwun priksa dhumateng Ni Endhang, sinten sejatosipun bapakipun, Ni Endhang maringi priksa menawi Ki Hajar menika bapakipun ingkang saweg tapa brata ing Redi Telamaya.

Naga lajeng mbekta klinthingan, nusul ing Telamaya. Ni Endhang saking katebihan ngetutaken. Naga wau medal lepen ingkang dawa, leren ing ngandhap selo, ingkang samenika dipunwastani selo sisik lan nerasaken lampah ngambah rawa, salajengipun liwat Kaligung, lerem malih ing satunggaling selo ingkang nama Sela Gombak.

Boten kesupen naga wau ngginakaken klinthinganipun.Ingkang sami sumerep lan mireng klinthinganipun naga ingkang ngangge sumping menika lajeng marabi Baru Klinthingan utawi Baru Klinthing.

Saking dinten, wulan lan taun sampun dipunlangkungi, Baru Klinthing dereng saged manggihaken panggenanipun Ki hajar Salokantara. Malah samenika kendha boten gadhah daya. Nanging saking katebihan mireng kidung lamat-lamat kados kidungipun Ni Endhang Ariwulan.

Saking ketebihan Ni Endhang ngetutaken Baru Klinthing ingkang sampun manggihaken papanipun Ki Hajar Salokantara, lajeng manggen ing Sepakung. Ni Endhang mapan ing celak sendhang. Sendhang menika lajeng kasebat Sendhang Ari Wulana.

Ing pertapaan Telamaya, Ki hajar kaget mriksani naga ingkang dumugi lajeng manthuk-manthuk ngormati ing sangajengipun. Ki hajar pirsa menawi naga kalawau sanes naga ingkang ala, nanging naga ingkang gadhah manah becik. Naga wau lajeng matur dhumateng Ki hajar Salokantara. Saya kaget Ki Hajar, amargi boten nginten menawi naga wau saged wicanten.

Naga lajeng nyuwun pirsa, menapa leres menika dhusun Telamaya, pertapanipun Ki Hajar Salokantara. Ki hajar ngleresaken. Baru Klinthing bingah, lajeng matur menawi Ki hajar menika tiyang sepuhipun ingkang sampun dangu dipunpadosi ing paran. Boten kesupen Baru Klinthing lajeng sujud. Ki Hajar dereng pitados saestu, mila lajeng maringi pitakenan dhumateng Baru Klinthing sinten ibunipunlan saking pundi papan dunungipun. Baru Klinthing caos wangsulan  menawi ibunipun asma Ni Endhang Ariwulan saking Ngasem. Ugi boten kesupen Baru Klinthing nedahaken klinthingan tilaranipun Ki hajar Salokantara.

Ki Hajar ngendika menawi klinthingan menika dereng cekap, amarga ing donya menika boten wonten ingkang gampil, nanging kedah wonten lelabetan lan kedah wonten panebusanipu. Supados saged dipunanggep putranipun Ki hajar, Baru Klinthing kedah nglampahi laku tarak brata. Laku tarak brata menika mlungkeri Redi Kendhil ngantos tepung galang.Tanpa dipunmangertosi Baru Klinthing, Ki hajar ngetutaken saking wingking.Baru klinthing lajeng mlungkeri Gunung Kendhil ingkang dipundhawuhaken Ki Hajar, nanging sirah lan buntutipun boten tempuk, kirang sakilan. Pungkasanipun Baru Klinthing nyambung ngangge ilatipun. Ki Hajar lajeng medal mlumpat mungkes ilat menika.

Baru Klinthing kelaran nanging lajeng lerem manahipun. Ki Hajar maringi priksa menawi kekiranganipun boten saged dipuntutupi ngangge ilat, amargi ilat menika pusaka ingkang ampuh boten wonten tandhingipun. Ilat, jembare mung sawelat, nanging darbe khasiyat. Yen pinuju nuju prana, bisa amemikat, yen tan pener, bisa gawe getering jagad, “pratelane Ki hajar.

Baru Klinthing lajeng nerasaken tarak brata lan ilatipun kedamel pusaka ingkang awujud tombak Kyai Baru Klinthing

Dinten, wulan, lan taun sampun kawuri, badanipun Baru Klinthing ingkang mlukeri redi sampun boten ketingal. Ingkang ketingal namung suket lan wit-witan ingkang ageng ing wana. Ki Hajar lajeng manggihi Ni Endhang, maringi priksa supados Ni Endhang mapakaken putranipun Baru Klinthing ing Dhusun Pathok menika kanthi laku ngrame.Pathok dhusun ingkang gemah ripah loh jinawi, nanging warganipun boten gadhah raos syukur.

Wekdal menika warga Pathok nembe ngawontenaken pista panen raya. Salah satunggalipun warga ingkang badhe mecah woh pinang kangge campuran susur, anggenipun mecah dipuntataki wit ingkang sepuh lan cemeng sanget. Jebul kajeng wau badanipun naga ingkang nama Baru Klinthing.

Naga lajeng dipunkethok-kethok kangge pista. Boten kanyana-nyana sukma Baru Klinthing ngetutaken warga ingkang mantuk sarana njilma dados pemudha bagus, gagah nanging reged. Namanipun Jaka bandung. Nalika pista pemudha wau nyuwun pangan nanging dipunsingkang-singkang. Pungkasanipun pemudha wau malah dipunsukani piwulang dening mbok randha ingkang asma Ni Endhang Ariwulana. Sasampunipun nedha lan criyos, jaka kalawau nilar pesen menawi mangke wonten swanten gumuruh simbok kedah mlebet lesung mbekta enthong lan sangu saprelunipun

Jaka Bandung lajeng wangsul malih ing salebeting pistanipun para warga lan nyobi nyuwun tedhan malih.Nanging malah dipuntampik lan dipunisin-isin. Mila jaka nantang sinten ingkang saged njabut sada wau badhe dipunsembah ping pitu. Nanging boten wonten setunggal-setunggala ingkang saged.

Jaka bandung ingkang lajeng njabut sada wau. Sakala toya nyembur saking siti sakathah-kathahipun, njalari banjir bandhang ngelebaken dhusun saisinipun.

Siti ingkang katut amargi sada dipunjabut dipununcalaken mengaler lan malih rupi dados redi alit ingkang aran Gunung Kendhalisada. Semanten ugi dhusun ingkang keleb amargi lumebering toya tilas sada, lajeng dados tlaga ingkang bening toyanipun, ingkang katelah Rawa bening ingkan samenika kasebat Rawa Pening.

 

Dongeng Jawa 4

Cindelaras Lan Pithik Jago

Diawiti zaman dhikik ana siji kerajan sing nduwe jeneng kerajan jenggala, raja saka kerajan kuwi nduwe jeneng raden putra. Raden putra kesebut nduweni sawong permaisuri sing ngono becik lan sawong selir sing ayu. Ning selir kesebut rumangsa iri marang permaisuri lan dheweke rencana hal ala marang permaisuri.
“kudune sing dadi permaisuri kuwi yaiku aku, lan aku kudu nggoleki cara supaya bisa nyingkirake permaisuri”.

Kondho selir kesebut. Selir kuwi nduweni cara kanggo nyingkirake permaisuri kanthi cara kongkonan tabib ing istana. Selir ngethok-ethok lara lan cepet nyeluk tabib istana. Tabib banjur ngomongke menawa ana sing ngracuni wedang selir sing loro kui.

“wong kuwi ora liya yaiku permaisuri raja  dhewe”. Kondho si  tabib. Raja banjur nesu pas tabib ngomong mangkono lan langsung ngongkonke sawong patih kanggo mbuwang permaisuri menyang alas.

 

Kongkon kuwi langsung dianakne lan kanthi cepet uga sang patih kuwi mbuwang permaisuri sing lagi meteng menyang alas. Ning sang patih ora arep matenine amarga dheweke ngerti menawa kabeh iki ngrupakne pangarah ala selir.

“tuan putri aja kuwatir, aku arep nyabarke marang baginda yen tuan putri wis aku pateni”. Kondho sang patih. Sang patih banjur mateni kelinci kanggo njupuk getihe lan ngoleske ana pedhange supaya raja ora curiga marang dheweke. Raja banjur seneng krungu permaisuri wis dipateni.

 

Pas wis beberapa bulan, laira sawong anak lanang sing ngono tampan lan cerdas nduwe jeneng cindelaras. Saka cilik dheweke dolanan bareng kewan-kewan sing ana ing alas. Sutau dina pas dheweke dolanan seekor rajawali nibakne siji endog.
“hemmm.. Rajawali kuwi becik banget, dheweke sengaja menehake endogne nangku”. Kondhonya.


Sakwisene telung minggu, endog kuwi akhire netes, lan cindelaraspun merawat anak pitike kanthi becik lan sregep. Pitik kuwi tuwuh kanthi apik lan kuwat banget. Ning ana siji keanehan nang jago kesebut sing ngono nggumunake “kukuruyuuuuk… tuanku cindelaras, omahe ana tengah ngalas, atapnya godhong kambil, bapake raden putra”. Kondho sang pitik.

 

Cindelaras rumangsa gumun kanthi pitik kesebut lan kanthi cepet dheweke ngingu pitike kanthi luwih becik meneh dn ndelokake dheweke marang emboke. Sakwise kuwi, banjur embok cindelaras nyeritoke kepriye dheweke bisa nganti lan manggon neng alas. Sakwisene dheweke meruhi cerito emboke, cindelaras bertekad kanggo nyeritoke kabeh eleke selir bagindanekuwi kanthi teka menyang istana.

Sakwisene si embok ngijinake cindelaras lunga, dhewekea akhire lunga kanthi dikancani jagone kuwi, ning neng tengah dalan ana wong sing lagi nggugat pitik lan dheweke ditantang kanggo nggugat.

 

“hei, yen kok wani yo adunen jagomu kuwi kanthi pitikku”. Kondho dekne kabeh
“becika“. Jawab cindelaras. Ning jebulna pitik cindelaras ngono ampuh lan dheweke bisa ngalahake kabeh pitik-pitik sing ana. Lan kabar babagan pitik cindelaras sing ampuh kuwi nganti menyang kupinge sang raden putra lan dhewekea ngongkon hulubalangnya kanggo ngundang cindelaras.

“aku ngadhep paduka”. Kondho cindelaras kanthi santun.

“anak iki ngono tampan uga cerdas, kayane dheweke dudu turun rakyat biyasa”. Pikir sang raja.

Sang raja njaluk pitike kanggo nandhing bareng jago duwe sang raden kanthi syarat, nek jagone cindelaras kalah mula endhas cindelaras kudu gelem kanggo dipancung, ning nek pitike menang mula separo saka bondho sang raja arep diwenehke cindelaras.

Kapindho jago kuwi padha gelut kanthi perkasa, ning jero wayah sing singkat jebulna pitik sang raja kalah. Para panonton bengok-bengok lan njagoke cindelaras uga pitike.

“becika, aku ngaku kalah. Lan aku arep nepati ujarku nang kowe . Ning sapa kowe iki cah enom?” Takon sang raja. Cindelaras langsung mbisiki nang pitike kuwi lan pitike langsung kluruk.

“kukuruyuuuuk… tuanku cindelaras, omahe neng tengah ngalas, atape godhong kambil, bapake raden putra”. Pitik kui mbalen-baleni kluruke.

“opo kuwi bener?”. Kondho sang raden.

“bener baginda, jeneng ku cindelaras, embok ku yaiku permaisuri baginda”. Kondho cindelaras.

Banjur sang patih menghampiri lan nyeritoke kabehe marang sang raja apa sing kedadean nang permaisuri.

“aku wis nglakoke kaluputan”, lan aku arep memberkan hukuman setimpal marang selirku”. Kondho sang raden. Sang radena akhire murka lan mbuwang selire kuwi menyang alas, karo mangkana sang raden njaluk apura karo ngekep cindelaras dhuwur kabeh kesalahane kuwi. Raden putra lan hulubalang akhire njemput permaisuri menyang alas lan akhire raden putra, permaisuri uga cindelaras rahayuning ngaurip bareng. Lan pas raden putra mati, cindelaras sing dadi panggenti raja. Dheweke ndadekake negerine adil lan makmur.

 

3. Judul lagu karaoke

 

Lagu wajib :

1. Coklat  – bendera

2. Tulus  Manusia Kuat

Lagu pilihan :

1. Sam Smith – Too Good At Goodbyes

2. One Direction – Best Song Ever

3. One Direction – Story Of My Life

4. Charlie Puth – Attention

 

4. Teks News Reading

a. NEWS READING 1

Marcus, Kevin to defend BWF World Tour Finals title

Defending champions Marcus Fernaldi Gideon and Kevin Sanjaya Sukamuljo of Indonesia are not likely to have an easy time retaining their title as they have been put into the “deadly” Group A of the 2018 Badminton World Federation’s (BWF) World Tour Finals tournament in China, which starts on Wednesday.

Marcus and Kevin, the world No. 1 pair, are to play against Chinese pairs Han Chengkai and Zhou Haodong (No. 10) and Li Junhui and Liu Yuchen (No. 2), as well as Denmark’s Kim Astrup and Anders Skaarup Rasmussen (No. 7), in the men’s doubles group stage of the season finale tournament.

Marcus and Fernaldi must stay alert as Han and Zhou beat the Indonesians in their two previous meetings.

The Indonesian pair’s coach, Aryono Miranat, said he was not worried about Marcus and Kevin’s opponents in the group stage.

As quoted by badmintonindonesia.org,  Aryono said that all of their opponents are equally tough to beat and they have to be aware of it. This is a season-ending tournament that features the world’s top eight players, so it is indeed a demanding round.

He said the two losses could motivate Marcus and Kevin to play better when they meet the Chinese pair. They need to be calmer in critical moments.

Go to indonesia.sportsfix.tv to watch free streaming of the finals tournament, starting on Wednesday. (nkn)

 

b. NEWS READING 2

Police to beef up security for Persija match

The Bekasi Police will deploy 2,500 personnel to secure the match between Persija and Papua Perseru Serui soccer clubs, which will be held at Patriot Candrabhaga Stadium in Bekasi, West Java, on Monday.

After what happened in Bandung, they have learned a valuable lesson. They don’t want to play around, they have increased our personnel to 2,500, which is up from the usual 2,000 deployed to other matches,” as quoted by Bekasi Police chief Sr. Comr. Indarto’s said on Thursday.

The police will guard the stadium's gates and patrol the main roads surrounding the stadium to make sure the match is not disrupted.

Indarto said that they will start security measures from noon to contain any potential riot.

A Persija fan named Haringga Sirila, 23, was allegedly beaten to death by Persib Bandung club supporters before the Persib and Persija soccer match at Gelora Bandung Lautan Api Stadium last month.

Persib and Persija are bitter rivals and their fans have often clashed resulting in injuries and deaths.

 

c. NEWS READING 3

Nigel Levine: European indoor gold medallist banned for failing drugs test

1. Top of Form

2. Bottom of Form

 

Nigel Levine won a European outdoor relay gold in 2014 and an indoor relay gold in 2013

British Olympic sprinter Nigel Levine has been banned from all sport for four years after failing a drugs test.

The European 4x400m relay gold medallist was provisionally suspended in December.

And UK Anti-Doping has now confirmed the 29-year-old tested positive for banned asthma drug clenbuterol following an out-of-competition test on 24 November 2017.

Levine was part of Britain's 4x400m relay team at the 2016 Rio Olympics.

Clenbuterol is on the World Anti-Doping Agency's prohibited list because it is deemed a performance-enhancing drug and can induce weight loss.

Levine, an indoor and outdoor European 4x400m relay champion, has not raced since he broke his pelvis in a motorbike crash in Spain in January 2017, an accident which also involved compatriot James Ellington.

Ukad chief executive Nicole Sapstead said that all athletes must adhere to the principle of strict liability, and were solely responsible for any substances found in their system.

Mr Levine is an elite athlete, who has competed at the Olympic Games, European and World Championships, and has received significant anti-doping education throughout his career.

It is up to role models such as Mr Levine to uphold the highest standards when it comes to anti-doping, ensuring they check all supplements thoroughly and are 100% certain they know that what they are consuming is not prohibited.

a. NEWS READING 4

Aaron Rai: English golfer hits course record to lead Hong Kong Open

3. Top of Form

4. Bottom of Form

Rai hit six birdies in his first nine holes in Hong Kong

England's Aaron Rai set a new course record at the Hong Kong Open by shooting a nine-under-par 61 for a four-stroke lead after round two.

The 23-year-old from Wolverhampton had six birdies in his first nine holes, including four in a row from the 12th, adding three more on the back nine.

Rai broke the course record at Hong Kong Golf Club by two shots as he moved to 14 under par for the two rounds.

He said that they had been lucky again with the condition.

They didn't have much wind and starting out pretty early the first nine holes feels like you're playing a round at home, which is nice.

He played very well, kept the ball in play, had a lot of chances and made a lot of putts, too. Everything was on song.

South Korea's Hyowon Park shot a bogey-free 62 and is second on 10 under, while England's Matthew Fitzpatrick is third, two strokes further back, after he also carded a 62, sinking five birdies in his last eight holes.

American Micah Lauren Shin shot a 67 to move fourth on seven under, while Tommy Fleetwood, Spain's Alvaro Quiros, Brazilian Adilson da Silva and Australians Jake Higginbottom, Jason Scrivener and Scott Hend are all one shot behind in joint fifth.

Masters champion Patrick Reed produced six birdies in his final seven holes to reach level par and guarantee he makes the weekend.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS)

SMA NEGERI 1 KEPANJEN

Jalan Jend. A. Yani 48 Kepanjen '(0341) 395122 * 65163

Web: http://www.sman1kepanjen.sch.id

E-Mail : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.">smanekagkc11@gmail.com 

 

 

 

BLANKO PENDAFTARAN GELAR KARYA CIPTA XI

Nama sekolah : ...........................................

Nama pembina : ...........................................

Nomor HP Pembina : ...........................................

PIDATO

NO

NAMA

NOMOR HP

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

NEWS READING

NO

NAMA

NOMOR HP

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DONGENG JAWA

NO

NAMA

NOMOR HP

 

 

 

 

 

 

 

KARAOKE

NO

NAMA

NOMOR HP

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kepanjen,                    2019

 

Panitia Pembina